Selasa, 18 Oktober 2011

Warga Protes karena pembangunan dialihkan kejalan lain


SEI MANASIP,KPR-Masyarakat RT 07/RW04 Dusun Darusalam Kepenghuluan Sei Manasip kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir melakukan demo dan protes di kantor kepenghuluan Sei Manasip, Selasa (18/10). Mereka menyetop pembangunan jalan abdul madjid yang menurut mereka seharusnya untuk peningkatan jalan mereka. Beberapa puluh masyarakat beserta ketua RT 07 dan RT 08 melakukan protes atas pemindahan proyek peningkatan jalan dari kelompok tani mereka. Protes masyarakat tersebut langsung di mediasi oleh beberapa anggota DPRD Rohil yang terjun langsung kelapangan. Anngta DPRD Rohil tersebut Rasmali,SH, Dedi Humadi dan Ibnu Hadjar.

Agar kejadian tersebut tidak terjadi tindakan anarkis oleh warga masyarakat tersebut maka beberapa anggota DPRD Rokan Hilir mendatangi kantor penghulu sei manasip tersebut untuk melakukan mediasi dan memecahkan masalah dan persoalan yang dituntut oleh warga tersebut. Hadir dalam pertemuan di ruang kantor Penghulu itu beberapa warga RT 07/RW04 dusun Darusalam, Penhulu sei manasip Sukri, anggota DPRD Rokan Hilir yakni Rasmali,SH, Dedi Humadi dan Ibnu Hadjar.

Warga masyarakat yang dijuru bicarai oleh ketua RT 07 Dahari menegaskan agar peningkatan jalan tersebut sesuai dengan anggaran yang di tera di dalam APBD Rohil yakni dalam paket pelelangan nomor 109 diDinas Bina Marga dan pengairan Rokan Hilir. Karena menurut ketua RT peningkatan jalan tersebut di tujukan untuk jalan kelompok tani RT 07 /RW 04 Dusun Darusalam tersebut adalah jalan di lingkungan mereka. Jalan mereka tersebut didiami oleh sebanyak 29 kepala keluarga sementara di jalan Abdul madjid yang dibangun menurut mereka tidak tertuang di APBD tersebut adalah merupakan kebun sawit.

“Kami tidak menghalang-halangi jalannya pembangunan di kabupaten Rokan Hilir tetapi dimana pertanggung jawaban yang seharusnya peningkatan jalan yang tertera di APBD Rohil itu untuk jalan kelompok tani RT 07/RW 04 Dusun Darusalam dipindahkan ke jalan Abdul Madjid,”ujar Dahari sambil menunjukkan kopian APBD kepada anggota DPRD Rokan Hilir.

Penghulu Sei Manasib , Sukri kepada KABARPARLEMENROHIL mengatakan sangat berterima kasih sekali kepada Pemdakab Rokan hilir yang telah mau membangun daerahnya. Dijelaskannya bahwa seteah PPTK proyek pembangunan tersebut meninjau ke daerah RT 07/RW 04 menerangkan tidak memenuhi syarat untuk peningkatan jalan. Disebutnya kebetulan juga ada warga masyarakat yang mengajukan pembangunan di jalan mereka maka peningkatan jalan tersebut dialihkan kejalan tersebut.

Sementara itu Anggota DPRD Rokan Hilir Rasmali,SH mengatakan akan memanggil PPTK tersebut untuk menjelaskan persoalan pemindahan pembangunan itu. Dikatakannya bahwa tidak ada yang bisa memindahkan pembangunan yang telah disahkan oleh APBD. Disebutnya pembangunan tersebut bisa saja dipindahkan hanya karena bencana  atau tidak dikehendaki oleh warga setempat, itupun ditambahkannya atas persetujuan anggota DPRD Rohil.

“Kami sebagai anggota DPRD Rokan hilir tidak ikut campur dalam persoalan memindahkan proyek pembangunan. Namun karena terjadi komplain masyarakat ini makanya kami turun untuk mendengarkan langsung permasalahan,”ujar Rasmali,SH.

Rasmali,SH mengatakan agar pembangunan tersebut dikembalikan saja sesuai dengan anggaran yang tertuang di APBD Rohil yang telah disahkan oleh DPRD. Sementara itu anggota DPRD Rokan Hilir lainnya, Dedi Humadi mengatakan agar persoalan ini di agendakan dalam rapat anggota DPRD Rokan Hilir dengan memanggil pihak-pihak terkait seperti Kadis Bina Marga dan pengairan, PPTKnya, penghulu Sei Manasib untuk memberikan penjelasannya. Dikatakannya dimana sebelumnya permasalahan ini di jelaskan terlebih dahulu kepada ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan.

“Ada sebaiknya komisi III  memanggil Dinas Bina Marga dan pengairan untuk menjelaskan terhadap pemindahan proyek pembangunan tersebut. Oleh sebab itu diharapkan kontraktor jangan dulu melanjutkan pembangunannya sebelum persoalannya selesai,’pungkas Dedi Humadi.

Akhirnya masyarakat setuju atas penjelasan Dedi Humadi yang akan memanggil pihak-pihak terkait untuk menjelaskan persoalan tersebut.

Hasil pantauan KABARPARLEMENROHIL di lapangan jalan kelompok tani RT 07/RW04 Dusun Darusalam kepenghuluan Sei Manasib tersebut telah ada bodi jalan dengan dasar tanah. Sementara Jalan Abd madjid sudah di semenisasi selebar tiga meter dengan bodi jalan sekira lima meter.  Kontraktor CV Riau Jaya Bersama sementara melakukan pembersihan lokasi dengan alat berat di stop oleh warga masyarakat RT 07/RW04 sebelum penjelasan tentang pengalihan pembangunan tersebut. (andi wrc)    

Tidak ada komentar: